PEMANFAATAN PERMAINAN ANAK SESUAI PERKEMBANGAN ANAK TK

Aspek-aspek perkembangan anak tk berdasarkan kurikulum 2004 antara lain:

  1. Usia 4-5 tahun

Anak usia 4-5 tahun sangat aktif dan energik. Waktunya dihabiskan untuk bermain, seperti berlari, melompat dan memanjat. Anak juga suka bermain peran. Pada usia ini, ide-ide anak mulai berkembang. Anak juga mulai dapat berteman dan ada keinginan untuk bergabung dengan kelompok.

  1. Aspek pengembangan fisik

Aspek perkembangan fisik ini meliputi:

  1. Pengembangan motorik kasar, yaitu gerakan yang dilakukan dengan menggunakan otot besar, yang meliputi:
  • Ø Berjalan dengan berbagai variasi.
  • Ø Naik-turun tangga tanpa berpegangan.
  • Ø Memanjat dan bergelantungan/berayun.
  • Ø Menaiki, menuruni, dan berjalan di papan titian dengan jarak 40 cm.
  • Ø Berlari dengan stabil.
  • Ø Senam dengan gerakan sendiri.
  • Ø Menendang, menangkap dan melempar bola dari jarak 3-4 meter.
  • Ø Melompati parit/guling.
  • Ø Melompat dengan satu kaki.
  • Ø Merayap dan merangkak lurus ke depan.
  • Ø Berjingkat.
  1. Pengembangan motorik halus, yaitu gerakan yang dilakukan dengan menggunakan otot halus dan koordinasi mata serta jari-jari tangan yang meliputi:
  • Ø Mencontoh bentuk +, x, lingkaran, bujur sangkar, segitiga secara bertahap.
  • Ø Membuat garis lurus, vertikal, melengkung.
  • Ø Membedakan permukaan 7 jenis benda melalui perabaan.
  • Ø Menuangkan (air, beras, biji-bijian) tanpa tumpah.
  • Ø Memasukkan dan mengeluarkan tali ke dalam lubang.
  • Ø Menggunting lurus, gelombang, zig-zag.
  • Ø Melipat kertas lebih dari satu lipatan.
  • Ø Menggambar bebas dengan menggunakan beragam media.
  1. Aspek pengembangan kognitif

Aspek pengembangan kognitif meliputi:

  • Ø Mengelompokkan, memasangkan benda yang sama dan sejenis atau sesuai pasangannya.
  • Ø Menyebutkan 7 bentuk.
  • Ø Membedakan beragam ukuran.
  • Ø Membedakan rasa, bau.
  • Ø Menyebutkan bilangan 1-10.
  • Ø Mengelompokkan lebih dari 5 warna dan membedakannya.
  • Ø Menyusun kepingan hingga menjadi bentuk utuh.
  • Ø Mencoba menceritakan apa yang terjadi jika warna dicampur, biji ditanam, balon ditiup dll.
  1. Aspek pengembangan bahasa

Aspek pengembangan bahasa meliputi:

  • Ø Membedakan berbagai jenis suara.
  • Ø Mengenal masing-masing bunyi huruf.
  • Ø Menyatakan dengan 6-10 kata.
  • Ø Mengerti dan melaksanakan 1-2 perintah.
  • Ø Menjawab dengan kalimat lengkap.
  • Ø Menyebutkan nama benda, fungsi serta sifatnya.
  • Ø Berbicara lancar dengan kalimat sederhana.
  • Ø Membuat sebanyak-banyaknya kata dari suku kata awal yang disediakan.
  • Ø Bercerita tentang kejadian di sekitarnya.
  1. Aspek pengembangan sosial emosional

Aspek pengembangan sosial emosional meliputi:

  • Ø Mematuhi etika dan jadwal makan.
  • Ø Bergaul dengan sopan.
  • Ø Terbiasa menggunakan WC atau kamar mandi.
  • Ø Berani ke sekolah tanpa diantar.
  • Ø Dapat memilih kegiatan sendiri.
  • Ø Bangga dengan hasil pekerjaannya.
  • Ø Menunjukkan ekspresi yang wajar sesuai perasaannya.
  • Ø Menjadi pendengar dan pembicara yang baik.
  • Ø Mengembalikan alat/benda pada tempatnya semula.
  • Ø Sabar menunggu giliran.
  • Ø Terbiasa antri.
  • Ø Mulai mengerti aturan main dalam suatu permainan.
  • Ø Mengerti akibat jika melakukan kesalahan atau melanggar peraturan.
  • Ø Menjaga kerapian diri.
  • Ø Dapat memimpin kelompok kecil.
  1. Aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama

Aspek ini meliputi:

  • Ø Menyanyikan lagu keagamaan.
  • Ø Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan
  • Ø Bersikap yang benar saat berdoa.
  • Ø Membedakan ciptaan Tuhan dengan buatan manusia.
  • Ø Mengenal sifat-sifat Tuhan.
  • Ø Mengucapkan salam.
  • Ø Mengucapkan terimakasih setiap menerima sesuatu.
  • Ø Mengucapkan kata-kata santun.
  • Ø Menolong teman apabila kesulitan.
  • Ø Menunjukkan rasa sayang dan cinta dengan membelai/merangkul.

6. Aspek Pengembangan seni

Aspek ini meliputi:

  • Mengekspresikan gerakan dengan irama yang bervariasi.
  • Membentuk irama dengan bertepuk atau membunyikan benda-benda.
  • Memainkan alat musik.
  • Melukis dengan alat yang bervariasi.

B. Usia 5-6 Tahun

Anak usia 5-6 tahun adalah anak yang periang dan imajinatif. Mereka tiada hentinya bergerak dan berbuat sesuatu. Dunia sekitar mereka seakan mengundang mereka, menunggu untuk ditemukan, dikuasai dan penuh tantangan. Untuk itulah perlu disediakan suatu lingkungan yang baik, yang kaya dengan stimulus untuk membantu mereka mengembangkan seluruh aspek dirinya.

  1. Aspek pengembangan fisik.

a. Aspek pengembangan fisik untuk motorik kasar meliputi:

  • Merayap dengan berbagai variasi.
  • Merangkak dengan berbagai variasi.
  • Berjalan lurus, berjingkat, mengangkat tumit dll.
  • Berlari: lurus, berjingkat, mengangkat tumit dll.
  • Berjingkat dengan satu atau dua kaki.
  • Berjalan di atas papan titian dengan membawa cangkir berisi air tampa tumpah
  • Melompat dengan menggunakan satu dan dua kaki dengan alat/tanpa alat secara bervariasi.
  • Meloncat dari ketinggian 20-50 cm sambil menghadap ke arah tertentu.

b. Aspek pengembangan fisik untuk motorik halus meliputi:

  • Mencontoh bentuk +, X, Lingkaran, bujur sangkar, segi tiga.
  • Menjiplak angka, bentuk-bentuk lain.
  • Menjahit sederhana dengan menggunakan tali sepatu, benang woll dll.
  • Memasukkan surat ke dalam amplop.
  • Membentuk dengan plastisin.
  • Memasukkan benang ke dalam jarum
  • Menggunting mengikuti bentuk
  • Menganyam.
  1. Aspek pengembangan kognitif

Aspek ini meliputi:

  • Menyebut urutan bilangan 1-20.
  • Menguasai  konsep bilangan.
  • Mengenal lambang bilangan.
  • Menyebutkan semua jenis bentuk-bentuk.
  • Mengelompokkan benda dengan berbagai cara.
  • Mengenal perbedaan benda berdasarkan ukuran, ciri-ciri fisik benda dll.
  • Mengenal sebab akibat.
  1. Aspek pengembangan bahasa

Aspek ini meliputi:

  • Menirukan 2-4 urutan angka, kata (latihan pendengaran)
  • Mengukuti 2-5 perintah sekaligus.
  • Menggunakan dan dapat menjawab pertanyaan apa, mengapa, di mana, berapa, bagaimana dll.
  • Menceritakan kembali isi cerita yang sudah diceritakan guru.
  • Memberikan keterangan tentang suatu hal.
  • Memberikan batasan beberapa kata/benda.
  • Berbicara lancar dengan kalimat yang kompleks.
  • Memecahkan masalah dengan berdialog.
  1. Aspek pengembangan moral dan nilai-nilai agama

Aspek ini meliputi:

  • Memnyayikan lagu keagamaan.
  • Selalu berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan dengan sikap berdoa yang benar.
  • Dapat melakukan ibadah.
  • Membedakan ciptaan tuhan dengan buatan manusia.
  • Memnyayangi semua ciptaan tuhan.
  • Menunjukkan prilaku atas dasar keyakinan adanya tuhan.
  • Mengucapkan salam.
  • Selalu mengucapkan terimakasih setiap menerima sesuatu.
  • Mengucapkan kata-kata santun.
  • Menolong teman bila kesulitan.
  • Menunjukkan rasa sayang, cinta dengan membelai dan merangkul.
  • Menghargai teman.
  • Tidak memaksakan kehendak.
  1. Aspek pengembangan sosial emosional.

Aspek ini meliputi:

  • Mematuhi etika dan jadwal makan.
  • Bermain bersama dan bergantian menggunakan alat permainan.
  • Terbiasa menggunakan wc atau kamar mandi.
  • Berani ke sekolah tanpa diantar.
  • Dapat memilih kegiatan sendiri.
  • Bangga dengan hasil pekerjaannya.
  • Menunjukkan ekspresi yang wajar sesuai perasaannya.
  • Menjadi pendengar dan pembicara yang baik
  • Mengembalikan alat atau benda ke tempat semula.
  • Sabar menunggu giliran.
  • Terbiasa antri.
  • Mengerti aturan main dalam suatu permainan.
  • Mengerti akibat jika melakukan kesalahan.
  • Menjaga kerapian diri.
  • Dapat memimpin kelompok kecil.
  • Mengetahui hak dan kewajibannya.
  1. Aspek pengembangan seni

Aspek ini meliputi:

  • Menari sesuai dengan irama musik.
  • Bertepuk tangan membentuk irama.
  • Memainkan alat musik.
  • Melukis dengan bahan bervariasi.

Jenis Permainan Yang Sesuai Dengan Aspek-Aspek Pengembangan Anak Tk

  1. Permainan berdasarkan tinggi rendahnya keterlibatan anggota tubuh.
    1. Kegiatan bermain aktif.

Kegiatan bermain jenis ini sangat dipengaruhi beberapa faktor yaitu:

  • Kesehatan
  • Penerimaan sosial dari kelompok teman bermain.
  • Tingkat kecerdasan anak.
  • Jenis kelamin.
  • Alat permainan.
  • Lingkungan tempat.

Macam-macam kegiatan bermain aktif:

  • Bermain bersama teman.
  • Bermain dengan kelompok.
  1. Kegiatan bermain pasif.

Manfaat dari bermain pasif yaitu :

  • Sebagai sumber pengetahuan.
  • Menambah perbendaharaan kata.
  • Melakukan identifikasi dengan contoh-contoh cerita.
  • Membantu anak menangani masalah emosional yang dialaminya.
  • Penyaluran kebutuhan dan keinginan anak yang tidak mungkin diwujudkan dalam kehidupan nyata.
  • Belajar mematuhi peraturan.
  • Belajar memusatkan perhatian terhadap apa yang dilihat.
  • Beberapa jenis hiburan dapat menghasilkan ilham untuk berkreasi.

Macam-macam kegiatan bermain pasif:

  • Membaca
  • Menonton film
  • Mendengarkan radio
  • Mendengarkan musik.
  1. Permainan berdasarkan kemampuan dan ketrampilan yang dikembangkan anak
    1. Bermain untuk pengembangan kemampuan kognitif
    2. Bermain sebagai latihan koordinasi gerakan motorik (fisik).
    3. Bermain konstruktif untuk pengembangan kemampuan kognitif dan ketrampilan motorik halus.
    4. Bermain drama sebagai latihan pengembangan berbahasa.
    5. Bermain untuk pengembangan kemampuan seni.
    6. Bermain sebagai penumbuhan aspek morsl dan nilai-nilai kehidupan.

Program Bermain Yang Sesuai Dengan Aspek-Aspek Pengembangan Anak Tk

  1. Bermain pasir.
  2. Bermain air.
  3. Bermain balok.
  4. Bermain alat manipulatif.
  5. Sudut rumah tangga.
  6. Bermain di perpustakaan.
  7. Bermain di luar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: